Kembali Muda, Jangan Kembali Tuli
Di luar orang sibuk padamkan api, di dalam sibuk padamkan umur.
"Ini cuma syukuran kecil." — "Kecil buat Bapak, besar buat rasa muak kami."
Di Banjarmasin, sebuah resto memasang tema pesta "Kembali Muda" lengkap dengan dress code seragam SMA. Di luar jendela, langit oranye: Kalimantan Selatan berstatus siaga darurat karhutla, ribuan titik api, hampir sepuluh ribu hektare terdampak. "Di luar orang sibuk padamkan api, di dalam sibuk padamkan umur."
Ketika sorotan datang, jawabannya khas: "Ini acara pribadi." Komik ini menjawab dengan satu kalimat: kalau jabatannya publik, nuraninya jangan privat. Yang bikin muak bukan kuenya — tapi timing-nya.
Penutupnya tidak melarang orang bersenang-senang. Ia cuma minta: saat rakyat sesak karena asap, jangan minta pesta itu disebut wajar. Pejabat boleh nostalgia; empati jangan pensiun dulu.
Sumber & referensi
Bagian ini memuat rujukan faktual yang menjadi konteks karya. Satire dan opini tetap merupakan interpretasi kreatif redaksi.
-
01
↗
Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
Portal resmi data dan penanganan bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan serta dampak asap. -
02
↗
Sistem Pemantauan Titik Panas (SiPongi)
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Sistem resmi pemantauan titik panas dan kebakaran hutan/lahan berbasis satelit. -
03
↗
Informasi Kualitas Udara dan Peringatan Dini
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
Rujukan pemantauan kualitas udara, sebaran asap, dan prakiraan cuaca terkait karhutla.
0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi.