Layar Pintar, Kelasnya Mana?
Target akhir 2026: 4 kelas ber-IFP di setiap sekolah. Fakta di Flores-NTT: 5.521 ruang kelas rusak pasca gempa.
Satire boleh tajam. Fakta tetap harus jelas.
EDISI 01.09.2026Komik dan catatan editorial bertopik Kebijakan Publik.
Target akhir 2026: 4 kelas ber-IFP di setiap sekolah. Fakta di Flores-NTT: 5.521 ruang kelas rusak pasca gempa.
80.081 Koperasi Desa Merah Putih diluncurkan. Warung Bu Jumi yang baru lunas mulai sepi. "Yang dibantu ekonomi desa, atau yan...
Piring MBG dibandingkan dengan sesajen dan menjadi viral. Bu Rini mengingatkan: anak membutuhkan gizi nyata, bukan sekadar fo...
Tuntutan rakyat berdeadline 31 Agustus. Pembahasan RUU Perampasan Aset "ditarget" 15 Desember. "Jamnya beda ya, Pak?"
Dana bergerak cepat untuk pameran inovasi, katalog mobil golf, dan armada karhutla. Atap kelas yang bocor? Masuk rapat beriku...
Anak dapat makan gratis lagi. Bapaknya bersyukur — lalu bertanya: negara masuk lewat pintu depan atau lewat dapur?
Sebuah RUU terus "disegerakan" sejak 14 Agustus. Yang bergerak cepat cuma bolanya di dalam mesin rapat.
Ide bahan pemadam dari pati singkong muncul di rapat. Sebelum uji lab selesai, namanya sudah jadi: "Ubi Bombing".
Kalau syarat jadi hutan cuma "punya daun", lapangan golf pun lolos pendaftaran.
"Kalau kamu mengkritik MBG, berarti kamu menolak makan." Komik ini membongkar rantai logika itu satu per satu.
Satu layar menyiarkan parade 81 tahun; layar lain menyiarkan tenda pengungsi NTT. "Ini satu negara... kan?"